Glosarium

American Traditional

Garis luar hitam tebal, palet warna terang terbatas, dan ikon flash Barat klasik seperti mawar dan jangkar.

Garis luar hitam tebal, palet sempit berisi warna-warna dasar pekat, serta citra flash ikonik yang digambar dengan kesederhanaan yang disengaja — itulah ciri yang mendefinisikan American Traditional. Gaya ini tumbuh pada awal abad kedua puluh di kalangan pelaut, prajurit, dan pemain sirkus, lalu dirumuskan menjadi kaidah oleh seniman seperti Norman Collins, yang lebih dikenal sebagai Sailor Jerry. Motif yang lazim mencakup jangkar, burung walet, elang, mawar, belati, sosok pin-up, hati, serta pita bertuliskan kalimat pendek. Tampilannya mengutamakan keterbacaan dan keawetan: garis tebal dan isian jenuh bertahan baik selama puluhan tahun seiring kulit menua, dan itulah salah satu sebab gaya ini tetap menjadi acuan dasar dalam dunia tato. Pengarsiran dibuat minimal, kerap terbatas pada warna datar dan sedikit hitam untuk kedalaman, sementara komposisinya lebih memilih siluet yang jelas dan mudah dikenali ketimbang detail halus. Secara historis, American Traditional adalah leluhur Neo-Traditional, yang mempertahankan semangat garis tegasnya sambil menambahkan rentang warna lebih luas dan penggambaran lebih ilustratif. Bagi pemula, gaya ini menjadi titik masuk yang andal karena aturannya sudah mapan dan hasilnya dapat diperkirakan serta tahan lama.

Lihat galeri gaya American Traditional →

Cara seru menemukan tato selanjutnya

Roulette

Putar roda, biarkan takdir memilih

Lucid

Alam bawah sadarmu menyimpan desainnya

Pulse

Apa yang kamu rasakan layak diwujudkan

Astral

Tertulis di bintang, terlukis dalam tinta

Glyphs

Simbol kuno dari tanda-tanda modern

Chimera

Perpaduan tak terduga menghasilkan tinta terbaik

Ink Battle

Tinta bertemu tinta, penonton yang memutuskan

Name That Ink

Baca tintanya, ungkap maknanya