Glosarium
Jenis Tinta
Kategori tinta tato, dari karbon hitam hingga pigmen organik dan tinta vegan.
Jenis tinta adalah ragam kategori tinta tato, yang dibedakan oleh pigmen dan cairan pembawa yang dipakai untuk menanam warna yang awet di kulit. Tinta tato umumnya terdiri atas pigmen, yang memberi warna, yang tersuspensi dalam larutan pembawa yang menjaganya tercampur merata dan membantunya mengalir saat penerapan. Tinta hitam lazim berbasis carbon black, sejenis pigmen karbon halus yang dihargai karena hasilnya yang pekat, stabil, dan tahan lama, menjadikannya fondasi penggarisan dan pengarsiran. Tinta berwarna dapat memakai pigmen organik, termasuk senyawa azo yang menghasilkan merah, oranye, dan kuning yang cerah, atau pigmen anorganik berbasis mineral. Tiap kimia berbeda dalam kecerahan, keawetan, serta bagaimana ia berperilaku saat tato sembuh dan menua. Tinta vegan diformulasikan tanpa bahan turunan hewan seperti arang tulang, gliserin, atau selak, yang bisa muncul pada sebagian tinta tradisional, dan ia menghindari uji coba pada hewan. Cairan pembawa pun beragam, kerap memakai air, alkohol, atau witch hazel. Mutu dan komposisi pigmen memengaruhi bukan hanya tampilan, melainkan juga bagaimana kulit bisa bereaksi, dan sebagian pigmen lebih rawan memudar atau memicu respons alergi. Memahami jenis tinta membantu menjelaskan mengapa warna berbeda dalam kecerahan dan daya tahan, serta mengapa pilihan bahan dan asal-usul berarti.